NINNDO.COM – Sekolah, pemerintah daerah (pemda) hingga partai politik di Jepang mulai melarang penggunaan aplikasi LINE setelah kebocoran data pribadi tiap pengguna LINE oleh kontraktor China.
“Sedikitnya 32 kali telah diakses ilegal oleh kontraktor China data pribadi LINE beberapa waktu lalu,” papar sumber R susilo Tokyo.
BACA JUGA : Pemerintah Jepang Mempertimbangkan Cabut Keadaan Darurat
Namun secara resmi LINE menyampaikan tanggapan dari perusahaan induknya Z Holdings, “Sejauh ini belum ada laporan penyalahgunaan informasi.”
Atsushi Azumi, Ketua Majelis Nasional Partai Demokratik Konstitusional, oposisi Jepang terbesar, Kamis (18/3/2021) telah melarang penggunaan LINE di dalam partainya.

Demikian pula satu pemda di Prefektur Ibaraki telah melarang sementara para PNS menggunakan LINE.
Sekolah-sekolah di Kota Kariya Prefektur Aichi juga sebagian sejak 2013 tidak menggunakan LINE.
BACA JUGA : Kematian Pertama Akibat Varian Virus Korona Di Jepang
Bahkan pemdanya kemarin melarang para pelajar SD dan SMP di Kota Kariya mulai 1 April 2021 agar tidak menggunakan LINE dan ponsel setelah jam 9 malam.
