Jepang Buka Pintu untuk Turis di Tahun 2021?

0
290
views

NIINDO.COM – Di tengah pandemi saat ini , pemerintah Jepang tengah berupaya mencari  solusi  untuk mencabut larangan berkunjung wisatawan ke negaranya tahun 2021. Terkait Olimpiade?

Dikutip detikTravel dari Japan Times, Rabu (7/10/2020), sejumlah solusi tengah dilakukan Jepang agar kembali membuka perbatasan menjelang Olimpiade Tokyo yang diundur ke musim panas tahun 2021.

 

Baca juga: Berang-berang Langka Muncul di Hokkaido Jadi Buruan Foto Wisatawan
 

Salah satu solusinya, dengan pemerintah Jepang akan menyiapkan sebuah pusat konsultasi eksklusif bagi turis asing yang dicurigai positif COVID-19. Yang nantinya, turis akan diminta untuk memberi informasi teknis terkait kondisi kesehatan mereka melalui via aplikasi.

Menurut pengakuan salah satu sumber pemerintah Jepang, rencananya upaya itu akan mulai diterapkan pada musim semi yang akan datang.

Apabila rencana ini menjadi kenyataan, maka tindakan Jepang untuk membuka perbatasan bagi kunjungan turis itu akan jadi titik balik dari upaya menahan laju COVID-19 di dalam negeri seperti yang tengah dilakukan Jepang saat ini.

Rencananya, wisatawan yang nantinya ingin berkunjung ke Jepang akan diminta untuk mengunduh aplikasi kesehatan ketika mendapat visa kunjungan dari kedutaan.

Kemudian, wisatawan akan diminta menunjukkan surat negatif COVID-19 sebelum berangkat. Termasuk meminta traveler untuk melengkapi diri dengan asuransi kesehatan, seandainya ada biaya tambahan yang diperlukan di Jepang.

Apabila semua syarat telah dilengkapi dan tidak ditemukan adanya COVID-19, maka wisatawan diperbolehkan untuk berwisata ke Jepang termasuk menikmati Olimpiade. Namun, kondisi wisatawan tetap akan dipantau selama 14 hari ke depan sejak kedatangannya.

Baca juga: Maskapai Jepang Ajak Wisatawan Lihat Gunung Fuji Lebih Dekat
 

Rencana itu kabarnya akan diaplikasikan pada bulan Juni, sementara uji cobanya akan dilakukan per tahan di bulan April. Semuanya demi menyukseskan Olimpiade Tokyo, pemulihan ekonomi sampai menjaga jumlah kasus positif COVID-19.

“Kami harus memonitor situasi infeksi COVID-19 di masa mendatang dengan seksama,” ujar salah satu sumber Pemerintah.

Saat ini, Jepang memang masih menutup diri untuk 159 negara dunia terkait COVID-19. Namun, telah membuka diri untuk traveler yang punya keperluan bisnis.

 

Tonton juga :

 

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here