Kereta Unik Jepang Bertema Bima Sakti dan Lonceng Angin

0
58
views

NIINDO.COM – Kereta bertema Bima Sakti dan Lonceng Angin, ini berawal dari imajinasi  Kenji Miyazawa untuk menjelajahi dunia yang fantastis. Kereta ini mulai beroperasi sejak 12 April 2014 dan pada awalnya beroperasi di Kamaishi Line antara Hanamaki dan Kamaishi.

Kereta dengan tema  ini dibuat dengan tujuan untuk menenangkan penumpangnya dari udara  panas yang sedang menempuh perjalanan terakhir mereka di Jalur Asato hingga akhir Agustus.

Sumber : Asatetu.com

Baca Juga : Alasan Utama Orang Jepang Memakai Masker

Asa Seaside Railway Corp, mengoperasikan kereta khusus setiap musim panas di jalur tersebut, yang menghubungkan Stasiun Kaifu di Kaiyo dan Stasiun Kannoura di Tokyo, Prefektur Kochi. Setelah kereta tersebut tidak beroperasi lagi, maka jalur tersebut akan diubah menjadi rute eksklusif untuk kendaraan mode ganda yang mampu berjalan di rel kereta api dan jalan beraspal.

Bagian eksterior dari kereta ini yaitu berwarna biru dengan gambar bintang-bintang, bunga-bunga, dan gambar-gambar lain bertema galaksi. Sedangkan bagian interiornya, langit-langit kereta ini dihiasi oleh 3.000 lampu LED biru-putih yang memberikan nuansa langit malam hari.

Sumber : Asahi.com

Planetariun digital merupakan salah satu fitur unik dari kereta ini. Dari tempat duduk, anda bisa menikmati pemandangan bima sakti saat kereta melewati terowongan. Desain kereta ini begitu fantastis.

Baca Juga : Bagaimana Keadaan Tokyo Dengan Kondisi Padat Penduduk?

Asa Seaside Railway juga mengoperasikan Gerbong Shiokaze. Gerbong ini digunakan untuk kereta bertema lonceng angin. Bagian interior dari gerbong ini dihiasi sekitar 40 lonceng angin kaca kedap suara yang tergantung di langit-langit bersama dengan bunga matahari imitasi dan potongan kertas “tanzaku” untuk menulis harapan dan keinginan.

Sumber : Asahi.com

Baca Juga : 60% Orang Dengan Gejala Flu di Jepang Tetap Pergi Bekerja

Penumpang dari kedua kereta ini bisa menikmati keindahan pegunungan. Semua fiturnya dibuat sedemikian rupa agar penumbang bisa lebih merasakan suasanya. Kereta ini biasanya berjalan bergantian  setiap tiga hari.

Lihat Juga :

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here