Jepang Sudah Menerapkan Kantong Plastik Berbayar

0
124
views

NIINDO.COM – Pertokoan di Jepang mulai mengenakan biaya untuk penggunaan kantong plastik. Langkah ini dilakukan untuk menekan penggunaan plastik di Jepang. termasuk pusat perbelanjaan memutuskan untuk mengenakan biaya bagi pelanggan yang ingin menggunakan kantong plastik. Mereka akan diminta membayar sebesar 3 yen atau sekitar 400 rupiah perkantong plastiknya. Aturan baru itu tampaknya berdampak positif bagi penduduk Jepang. Setiap pembeli memastikan dia akan membawa tas sendiri jika akan berbelanja.

“Ada banyak masalah sekarang, seperti lingkungan dan pemanasan global. Masing-masing dari kita perlu lebih sadar akan masalah ini, dan itulah sebabnya saya membawa tas belanja sendiri,” kata salah seorang pembeli, Yoshimi Soeda.

baca juga : Hal-hal yang Harus Ketahui Sebelum Naik Sepeda di Jepang !!

“Aku khawatir, aku ingin kantong plastik dan wadah makanan diubah menjadi sesuatu yang lebih ramah lingkungan, meskipun itu tak mudah,” ujarnya.

sumber : google.com/kantong plastik berbayar

Dilansir dari news.detik, Jepang diketahui menghasilkan lebih banyak limbah plastik per kapita. Berdasarkan data PBB, Jepang menjadi negara dengan pengguna plastik terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Hal ini menimbulkan kritikan dari pengamat lingkungan yang menilai Tokyo lambat dalam mengurangi konsumsi plastik.

baca juga : Olimpiade Tokyo 2020 Baru Kantongi Izin Fasilitas Sebesar 80 Persen

Dengan langkah tersebut Jepang berkomitmen untuk “menekan penggunaan plastik yang berlebihan dan berfikir tentang cara menggunakannya dengan bijak,” demikian isi kebijakan baru itu.

Mengenakan biaya nasional “bertujuan mendorong orang untuk berfikir dua kali jika kantong plastik benar-benar diperlukan dan membantu orang untuk memperbaiki gaya hidup mereka,” ucap pemerintah Jepang

Pada 2018 lalu, pemerintah Jepang mengatakan  berjanji untuk mengurangi 9,4 juta ton sampah plastik per tahun pada tahun 2030.

Pemerintah Jepang mengatakan lebih dari 80 persen limbah plastiknya bisa didaur ulang. Tatapi banyak dari daur ulang itu hanya melibatkan pembakaran plastik. Di mana akan menghasilkan karbon dioksida dan berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Berdasarkan data pemerintah, kantong plastik menyumbang dua persen dari total penggunaan sampah plastik.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here