Jepang Siap Membuka Diri untuk Empat Negara ini

0
147
views

NIINDO.COM –  Jepang akan membuka kembali perbatasan mereka untuk traveler dari empat negara yang tingkat infeksi Corona-nya rendah.

Dilansir dari sumber detik.com , Rabu (3/6/2020) seiring dengan kembali dibukanya sekolah, bioskop, klub olahraga, dan pusat perbelanjaan di Tokyo mulai Senin (1/6/2020), Jepang juga akan membuka diri untuk kunjungan orang asing ke negaranya.

Namun tidak semua negara mendapatkan kesempatan tersebut. Pada pembukaan tahap pertama ini, Jepang hanya menerima traveler dari Thailand, Vietnam, Australia dan Selandia Baru dalam beberapa bulan ke depan.

BACA JUGA :  Jepang Sudah Mulai New Normal, seperti Apa Praktiknya?

Keempat negara ini dipilih karena dinilai memiliki jumlah kasus COVID-19 yang rendah dan mereka juga tergabung dalam Trans-Pacific Partnership (TPP-11) yang punya hubungan perdagangan kuat dengan Jepang.

Pemerintah juga menyatakan, traveler yang boleh datang ke Jepang adalah traveler bisnis yang telah dinyatakan negatif COVID – 19 berdasarkan tes yang dilakukan di negaranya dan saat tiba di Jepang.

Lebih lanjut, traveler ini juga tak bisa bebas bepergian di Jepang. Pergerakan mereka dibatasi di daerah tempat tinggal, kantor perusahaan dan pabrik, serta dilarang menggunakan transportasi umum.

BACA JUGA : Jepang Bikin Teknologi Pembasmi Virus Corona dengan Sinar Ultraviolet

Jepang telah melarang kedatangan orang asing untuk mencegah penularan Corona sejak Februari. Jepang juga sempat memberlakukan keadaan darurat dalam negeri dan menutup sejumlah fasilitas, termasuk objek wisata. Sampai saat ini di negara itu ada 17.000 kasus Corona dengan 900 orang meninggal.

Sebelum Jepang, sejumlah negara juga tercatat telah memberlakukan kebijakan yang disebut sebagai travel bubble tersebut. Misalnya Selandia Baru dan Australia yang memperbolehkan adanya mobilitas orang di antara kedua negara namun membatasi masuknya turis dari negara lain.

Selain itu ada juga negara-negara Baltik yakni Estonia, Latvia dan Lituania juga memberlakukan sistem serupa. Orang-orang di sana diperkenankan bepergian di antara 3 negara itu sejak 15 Mei 2020.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here