Masih Corona, Mau ke Jepang? Mungkinkah?

0
427
views
Image Source : Google.com

NIINDO – Corona menjadi pandemic global yang hingga saat ini, Kamis 9 April 2020 masih menjadi masalah serius di hampir seluruh negara di Dunia. Mempengaruhi kondisi ekonomi global maupun ekonomi dalam negeri.

Beberapa sektor mendapatkan dampak yang luar biasa dari penyebaran virus corona ini. Mulai dari pariwisata, perdagangan, perkantoran, retail hingga ke pedagang kecil sekalipun.

Tidak hanya di Indonesia, penyeberan corona di Jepang yang dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan signifikan, memaksa pemerintah Jepang memberlakukan status darurat kepada beberapa provinsi besar. Terutama provinsi dengan tingkat korban positif corona yang cukup tinggi.

Bagi sebagian WNI yang memiliki keterkaitan dengan Jepang, hal ini tentu berdampak pada hubungan bisnis atau pekerjaannya. Jika memang dalam situasi seperti ini mengharuskan untuk WFH (Work From Home) maka bagi WNI yang berada di Indonesia hendaknya mematuhi himbauan tersebut. Sementara bagi WNI yang berada di Jepang, patuhi anjuran atau himbauan yang dikeluarkan demi keselamatan semua pihak.

Image Source : Google.com

Untuk kasus tertentu apabila ada WNI yang memang diharuskan memasuki Jepang karena alasan yang memang Darurat, tidak perlu khawatir. Anda masih tetap bisa berkunjung ke Jepang untuk berbisnis ataupun bekerja namun dengan beberapa ketentuan tambahan.

Terutama bagi para pekerja Asing, tambahan peraturan ini difungsikan sebagai langkah awal pencegahan penyebaran virus corona yang mungkin dibawa oleh orang-orang yang masuk ke Jepang.

Disadur dari KBRI Tokyo ada beberapa persyaratan tambahan terkait WNI yang akan melakukan atau memasuki Jepang.

Sehubungan dengan terbitnya Permenkumham No. 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia terkait Covid-19 dan Surat Edaran Dirjen Nomor. IMI-GR.01.01-2325 Tahun 2020 bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut

1.KBRI Tokyo untuk sementara tidak menerima semua permohonan visa, kecuali dalam rangka bekerja pada Proyek Strategis National (PSN) dengan telex persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi di Jakarta;

2.Permohonan Visa Tenaga Kerja Asing untuk PSN ini juga melampirkan surat tambahan berupa ;

a.Surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris dari otoritas kesehatan di masing-masing negara;

b.Telah berada 14 (empat belas) hari di wilayah atau negara yang bebas Covid-19 dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah akreditasi;

c.Pernyataan bersedia masuk karantina selama 14 (empat belas) hari yang dilaksanakan oleh pemerintah Republik Indonesia.

Peraturan ini diberlakukan mulai tanggal 03 April 2020, sampai dengan masa pandemic Covid-19 berakhir yang dinyatakan oleh instasi yang berwenang.

 

 

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here