Shinzō Abe : 7 Provinsi Jepang Masuk Kondisi Darurat Hingga 1 Bulan Kedepan

0
165
views
Image Source : Google.com

NIINDO – Jepang Akan Deklarasikan Kondisi Darurat Untuk 7 Provinsi. Pemerintah Jepang akan mendeklarasikan kondisi darurat wabah virus korona bagi Tokyo dan enam provinsi lain secepatnya pada Selasa (07/04/2020).

Image Source : Google.com

Pemerintah akan mendengarkan opini dari sebuah panel penasihat sebelum mengeluarkan deklarasi berdasarkan undang-undang yang baru-baru ini diberlakukan.

Deklarasi tersebut akan berlaku bagi provinsi-provinsi sebagai berikut, Tokyo, Kanagawa, Saitama, Chiba, Osaka, Hyogo, dan Fukuoka. Kondisi darurat tersebut diperkirakan akan berlaku selama sekitar sebulan.

Deklarasi itu akan memberi kuasa para gubernur dari provinsi-provinsi tersebut untuk meminta masyarakat agar tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Gubernur juga dapat meminta masyarakat untuk bekerja sama dalam langkah-langkah penanggulangan penyebaran virus korona lebih lanjut.

Para gubernur dapat meminta atau memerintahkan penutupan sekolah dan pembatasan operasional toko-toko serba ada, bioskop, dan tempat-tempat lain di mana banyak orang berkumpul. Mereka juga diberikan otoritas untuk menggunakan lahan dan bangunan tanpa izin dari pemiliknya guna membangun fasilitas medis sementara.

Saat dalam kondisi darurat, para gubernur dapat memerintahkan perusahaan logistik untuk mengirim pasokan medis dan peralatan. Para gubernur juga dapat mengambil alih pasokan medis apabila diperlukan.

Dalam situasi darurat ini pemerintah bisa menggunakan bangunan apapun sebagai tempat untuk menampung pasien karena rumah sakit yang ada sudah tidak bisa menampung jumlah pasien yang terus meningkat secara tajam.

Image Source : Google.com

Memang situasi darurat sangat berkaitan dengan kondisi rumah sakit dan tenaga yang merawatnya. Dua hari yang lalu Gubernur Tokyo, Koike, sudah menyatakan siap menyediakan tambahan 1000 tempat untuk pasien. Waktu itu belum diumumkan dimana dan bagaimana 1000 tempat itu diadakan.

Meski pengumuman situasi darurat baru resmi dinyatakan Selasa (7/4) sore tadi, jam 17:40 waktu Tokyo, namun sejak sektiar jam 9:30 pagi tadi persiapan penambahan tempat untuk karantina yang terjangkit virus sudah dimulai. Dari berita di beberapa media TV disiarkan bahwa Pemerintah Tokyo sudah siap menggunakan beberapa hotel untuk menampung pasien virus corona. Khusus untuk pasien yang dinyatakan “ringan” dan belum menunjukan tanda-tanda bahaya semua dirawat atau di karantian di hotel. Kamar-kamar di rumah sakit digunakan untuk mereka yang perlu pengawasan yang lebih.

Dalam keadaan darurat Pemerintah bisa menggunakan bantuan tenaga “militer” atau pasukan bela diri. Disamping itu tenaga medis juga bisa dipindahkan dari daerah yang sedikit pasiennya ke daerah yang banyak pasiennya.

Salah satu hotel yang dipakai sebagai “Rumah Sakit” adalah Hotel Toyoko INN di dekat Tokyo Station, disiapkan sekitar 200 kamar di hari pertama.

Dalam keterangan pers tambahan jam 19:00, PM Abe menyampaikan rasa terimakasih kepada para dokter dan perawat yang sudah berusaha keras dalam usahanya. Abe mengharapkan situasi darurat ini akan membantu dan meringankan tugas para dokter dan perawat. Sebaliknya PM Abe juga meminta masyarakat untuk menjaga diri dengan tetap tinggal di rumah bila tidak ada keperluan mendadak. Terimakasih juga kepada semua warga yang mau bersikap benar dan mau bekerja sama. Abe yakin kita bisa mengatasi situasi ini karena Jepang pernah bangkit dari situasi gempa besar 9 tahun yang lalu

Dalam keterangan tambahan, Abe menyatakan 4 poin :

  • Tidak dilakukan lockdown
  • Jangan sampai panik yang efek buruknya melebihi virus
  • Pergerakan dari kota-kota besar ke daerah sebainya dikurangi kalau tidak perlu
  • Dapatkan informasi yang benar, jangan termakan hoax di SMS, dan tetap tenang dalam bertindak
Image Source : Google.com

Ketentuan Perubahan Darurat

Pengumuman PM Abe, pada hari ini Selasa 7 April 2020 jam 17:40, mengenai situasi darurat tidak bisa dikatakan mendadak sebab sebenarnya dikodisikan beberapa hari yang lalu, sehingga tidak menimbulkan kekagetan di antara warga. Beberapa media TV sudah menjelaskan apa saja yang berubah dan apa saja yang tetap dalam situasi darurat.

Setelah keadaan darurat benar-benar diumumkan, berikut beberapa tempat yang secara jelas diminta untuk libur :

  • Departement Store dan Shopping Mall (kecuali bagian yang menjual makanan sehari hari dan obat-obatan )
  • Tempat hiburan seperti : Bar, NightClub, Cafe , Pachinko (rumah mesin judi)
  • Tempat olah raga : Golf, Kolam Renang, Stadium Olah raga, dan Gym
  • Event atau Acara Besar : Bioskop, Panggung Pertunjukan, Life house atau Studio Music dan Lagu

Sedangkan Berikut ini tetap berjalan seperti biasa karena merupakan kebutuhan sehari hari

  • Pelayanan rumah sakit dan toko2 obat
  • Pelayanan perbankan dan kantor post ( termasuk kantor dan ATM )
  • SuperMarket dan Convinience Store yang terus buka 24 jam seperti ( Lawson, 7Eleven, Family Mart dll )
  • Transportasi : Kereta , Bus dan Taxi beroperasi seperti biasa, tidak ada penguranan frekuensi

Source : NHK Japan

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here