Nasehat Dokter Dasaad Mulijono Spesialis Jantung Bethsaida Hospital Jakarta Melawan Corona

0
229
views

Niindojepang – Virus Corona (Covid-19) untuk saat ini memang sedang melanda dunia. Dalam masa “peperangan” ini banyak petugas medis yang berjuang untuk menyembuhkan para pasien yang positif terinfeksi virus tersebut.

Selain mereka, pemerintah berbagai negara-pun turut serta mengambil langkah antisipatif dalam menjaga keamanan negaranya dari penyeberan Covid-19. Tidak terkecuali pemerintah Indonesia.

Para Dokter di Indonesia selain mempunyai tugas utama mengobati para pasien, mereka juga diminta aktif dalam memberikan himbauan berupa audio maupun video tentang edukasi dalam menangani Virus Corona kepada masyarakat luas. Tentunya himbauan yang bersifat preventif bukan provokatif. Seperti salah satu contohnya adalah apa yang dikatakan oleh Dokter Spesialis Jantung Bethsaida Hospital Jakarta, Dokter Dasaad Mulijono ini. Berikut pesan beliau;

“Jadi yang penting diketahui, orang yang kena Covid jangan terlalu takut. Karena 80 sampai 90% orang kena Covid dia akan sembuh dan nantinya membentuk kekebalan tubuh.

Sehingga tidak terkena lagi kasus ini, yang terkena lagi itu sangat sedikit. Tapi yang kita takutkan itu orang kena Covid menjadi buruk adanya yang diduga karena terjadi reaksi kimia yang disebut “Cytokine Storm”. Nah dari penelitian-penelitian yang sudah ada, dari kasus-kasus yang sudah terjadi di China dan di negara-negara lain.  Saya tahu apa sebabnya, satu karena penderita itu tidak makan yang sehat. Jadi diduga kalau seseorang memakan Plant Based Diet, kemungkinan bisa terkena  “Cytokine Storm” itu menjadi jauh lebih kecil.

Bahkan menurut peneliti di China belum ada pasien meninggal atau belum ada pasien yang dirawat yang Plant Based Diet, dan itu suatu kabar yang sangat luar biasa. Kedua yaitu “Cytokine Storm” ini bisa dipicu juga dengan pengobatan yang salah. Maka itu jangan kita sok jago self-medication kalau bukan Dokter atau yang mengerti benar-benar jangan coba-coba main beli obat online.

Ketiga kita pelajari kasus-kasus yang kematiannya terutama yang ada di Indonesia seperti contoh misalnya dokter muda bisa meninggal. Kenapa saya pelajari, ternyata mereka panik. Ya panik, kecewa, sakit hati, segala macam dan dalam kondisi yang kurang baik. Itu karena ditolak mau ke rumah sakit akhirnya meninggal paginya. Jadi kalau salah satu pencegahan saya terkait “Cytokine Storm” itu kita tidak boleh panik, tidak boleh marah, tidak boleh kecewa, tidak boleh sedih.

Jadi kadang-kadang mereka yang dibawa saat di rumah sakit rujukan sangat menderita, sangat depresi, diperlakukan tidak dengan baik, karena mereka kebanyakan juga yang meninggal bukan orang tidak mampu. Orang yang mampu biasanya sanggup bayar masuk rumah sakit. Nah sekarang, masuk rumah sakit rujukan diperlakukan begitu, mau pulang tidak bisa, diisolasi, segala macam, akhirnya hari ketiga keempat kelima memburuk keadaannya.

Penting sekali saya tidak menganjurkan pasien kita kalau dengan kasus yang masih ringan atau sedang, cukup di rumah saja. Daripada nanti terjadi “Cytokine Storm” di rumah sakit rujukan itu.

Keempat, tidur cukup tidak boleh sampai larut malam. Kita orang yang beriman harus percaya bahwa semuanya Tuhan yang memberikan. Tuhan yang mengambil, Tuhan juga yang akan kembalikan lagi. Jangan depresi, jangan panik, jangan takut.

Terakhir jangan lupa banyak berdoa, kita itu orang yang percaya, kita banyak berdoa mendekatkan diri, bertanya kepada Tuhan Kenapa ini terjadi. Mungkin Tuhan mau kita semua untuk bertobat untuk hidup yang lebih benar dan lebih baik. Mudah-mudahan nasehat ini berguna.”

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here