Di Jepang, Ada Kereta dengan Fasilitas Kompor dan Makan Cumi

0
43
views

niindo.com- Saat Jepang terkenal akan teknologi canggih yang membuat transportasi super cepat, masih ada kereta dari tahun 1950-an yang beroperasi hingga kini. Kereta api tersebut adalah kereta bersejarah yang disebut dengan nama “kereta kompor”.

Disebut demikian lantaran memang benar ada kompor untuk membakar bara. Kompor tersebut berguna sebagai penghangat kabin kereta api. Maklum kereta ini dari Desember sampai akhir Maret beroperasional di jalur penuh salju.

Rute kereta berada di jalur terpencil, Tsugaru Peninsula di Prefektur Aomori. Sejauh mata memandang pemandangan pedesaan dan perkebunan akan memanjakan penglihatan penumpang. Namun saat musim dingin, tinggi salju dapat mencapai enam meter.
Jika dibandingkan dengan kereta api masa kini, tentu fasilitas kereta kompor ini tidak ada apa-apanya. Hanya ada bangku sederhana, penghangat tradisional dari kompor yang dinyalakan petugas kereta. Bunyi kereta juga cenderung berisik.

Kecepatan kereta ini hanya 50 kilometer per jam. Bandingkan dengan kereta api ultra cepat Shinkansen yang dapat berjalan 603 kilometer per jam.

Namun ternyata kekurangan dari kereta kompor ini yang justru banyak dicari oleh wisatawan. Jalannya yang pelan memungkinkan wisatawan melihat pemandangan. Banyak penumpang yang naik kereta ini juga ingin merasakan nostalgia Jepang zaman dulu.

  “Buat saya kereta ini tentang menjaga tradisi,” kata salah satu ahli mesin kereta kompor, Shinya Saito.

Para pencinta transportasi kereta api juga tak ingin ketinggalan menjajal sensasi kereta kompor. Untuk memaksimalkan pengalaman penumpang, petugas kereta juga akan membakar cumi kering di tengah perjalanan untuk disantap bersama penumpang.

Petugas kereta menyajikan cumi kering dan sake lokal Aomori dengan keranjang belanja kuno.

Jika ingin merasakan sensasi naik kereta kompor ini hanya perlu membayar 1.250 yen atau setara Rp 160.000.

Perusahaan kereta api Tsugaru Railway Line yang eksis sejak 1930 mengaku memang sengaja mengoperasikan kereta kompor, untuk menarik pengguna baru kereta api jalur Aomori yang terbilang sepi penumpang.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here