Ensemble Gitar Klasik Indonesia asal Yogyakarta Borong Gelar di Jepang

0
154
views

Dalam Japan International Ensemble Guitar Festival ke-30, Ensemble gitar klasik Indonesia asal Yogyakarta memborong beberapa gelar.

Dilansir dari netralnews.com (25/6/2018), mereka adalah Duo Rocky menjadi juara 1 (pertama) sekaligus meraih Best Duo. Nocturnal Guitar Quartet berhasil meraih juara 3 (tiga) dan memenangkan Harumi Award, yakni Best Performance of a Modern Guitar Piece. Dengan demikian, Nabita Guitar Duo berhasil merebut Best Student Award.

Sebagaimana diketahui, dalam tiga dekade terakhir, dunia gitar Indonesia belum mampu menunjukkan prestasi memuaskan dalam kancah gitar klasik dunia. Ketertinggalan Indonesia dari negara Asia lainnya seperti Thailand, Vietnam dan Malaysia, menggugah para pemain gitar nasional untuk bangkit dan berjaya kembali di kompetisi dunia dan Asia pada khususnya.

Dalam upaya mengangkat kembali daya tarik gitar klasik di Indonesia, adalah sebuah kebanggaan bagi Indonesia memiliki musisi muda gitar klasik yang bisa bersaing di kancah internasional.

Di ajang Japan International Ensemble Guitar Festival (JIEGF) 30th 2018, merupakan sebuah program tahunan diselenggarakan oleh Japan Guitar Ensemble Association. Kegiatan tersebut dalam bentuk kompetisi, lokakarya dan festival yang mengundang grup gitar ensemble dari berbagai negara.

JIEGF telah menjadi tolak ukur bagi perkembangan musik gitar klasik khususnya Asia. Sebagai ajang yang sangat bergengsi, khususnya bagi ensemble gitar klasik di tingkat Asia, JIEGF menjadi barometer para musisi klasik di tingkat Asia dan juga merupakan kesempatan yang baik untuk memperkenalkan musisi dan gitaris Indonesia terbaik khususnya gitar klasik.

Gitaris-gitaris muda Indonesia dari Yogyakarta yang tergabung dalam empat (4) ensemble gitar yaitu Nocturnal Guitar Quartet, Duo Rocky, Duo Nabita dan Duo Anantara mewakili Indonesia untuk pertama kalinya sejak 30 tahun JIEGF ini diselenggarakan. Ada pun, keempat kelompok ensemble ini tergabung dalam komunitas Indonesia Classical Guitar Collective. Mereka adalah gitaris-gitaris muda berprestasi dan sudah menunjukkan kebolehannya di berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun regional.

Minggu, 24 Juni 2018, pukul 19.00 waktu Tokyo, diumumkan hasil kompetisi JIEGF ke-30 tersebut. Duo Rocky berhasil menjadi juara 1 (pertama) sekaligus meraih Best Duo. Nocturnal Guitar Quartet berhasil meraih juara 3 (tiga) dan memenangkan Harumi Award, yakni Excellent Performance of a Modern Guitar Piece. Nabita Guitar Duo berhasil merebut Best Student Award.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, seusai perlombaan ini mereka akan menggelar konser kebudayaan dalam rangka 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang di National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS) di Tokyo tanggal 27 Juni mendatang. Selain itu, sebuah konser kepulangan akan digelar di Yogyakarta pada tanggal 18 Juli 2018 mendatang.

Prestasi membanggakan ini sekaligus membawa nama Indonesia masuk dalam peta gitar klasik Asia dan tidak lepas dari kerja keras tim. Mereka telah mempersiapkan keberangkatan ini sejak 6 bulan yang lalu dengan skema latihan mingguan dan konser ujicoba. Konser ujicoba pertama dilakukan di The Japan Foundation Jakarta 27 April 2018. Konser ujicoba ke-2 dilakukan di Universitas Sebelas Maret Surakarta bekerja sama dengan Voca Erudita 11 Mei lalu.

Berbagai pihak turut mendukung keikutsertaan ke-empat ensemble tersebut sebagai satu kontingen Indonesia. Sponsor mereka terdiri dari Pemerintah yakni Badan Ekonomi Kreatif dan Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 2 FM beberapa BUMN yakni Garuda Indonesia, RNI, dan Phapros serta pihak swasta seperti Toba Bara, Adimitra Baratama Nusantara, Sekar Lima, Jojonomic dan lembaga The Japan Foundation Jakarta.

Dukungan dari berbagai pihak untuk musisi-musisi muda Indonesia seperti ini sangat diharapkan agar mereka dapat berkompetisi dan berkarya di kancah internasional. Dan gitar klasik Indonesia diharapkan bisa semakin berkembang di dalam dan luar negeri, sebagaimana disampaikan Dominika Oktavira Arumdati dalam keterangan tertulis diterima NNC, Senin (25/6/2018).

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here