Fokus Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia

0
159
views

Telah enam dasarwarsa lamanya Indonesia dan Jepang menjalin hubungan diplomatik, atau dalam istilah yang lebih kasual, hubungan persahabatan. Sebagai “mitra strategis”, kedua negara selalu memperkuat kerja sama di berbagai bidang, tidak hanya ekonomi dan politik, namun juga sosial dan budaya. Banyak sektor yang telah dibangun maupun akan dibangun bersama, seperti industri otomotif dan infrastruktur.

Contohnya seperti Toyota Astra Motor pada sektor industri otomotif, mulai beroperasi pada 1971 meski semula hanya sebagai importir dan distributor mobil-mobil Toyota. Yang pasti, hal ini merupakan awal dominasi Jepang atas pasar otomotif Indonesia hingga kini.

Pada sektor infrastruktur salah satu yang telah tercapai adalah Sabo Dam, yang merupakan hasil kerjasama Jepang dan Indonesia efektif dikembangkan di sejumlah wilayah yang mempunyai gunung berapi, seperti di Gunung Merapi, Gunung Semeru dan Gunung Kelud di Jawa Timur, Gunung Galunggung di Jawa Barat dan Gunung Agung di Bali. Kali ini, Jepang melakukan promosi kemudahan pembangunan infrastruktur sekarang dibanding beberapa tahun lalu terutama dalam pembebasan lahan.

Untuk ke depannya Indonesia berharap adanya penambahan investasi Jepang terhadap Indonesia. Namun, di sisi lain, pemerintah Indonesia harus terus berbenah melakukan perbaikan di berbagai bidang, terutama iklim investasi, sehingga tetap menarik bagi investor Jepang. Pemerintah harus mendorong Indonesia menjadi basis produksi bagi industri Jepang untuk pasar ekspor dan domestik.

Selain itu, Indonesia juga berharap dapat bergabung dengan TPP (Trans-Pacific Partnership). Jepang telah mendukung Indonesia untuk bergabung dengan TPP, karena banyak keuntungan yang dapat diperoleh, di mana membuat ekspor suatu negara bisa meningkat pesat, karena pemotongan tarif bagi sesama anggota.

Dalam memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Jepang – Indonesia pada tahun ini, organisasi JETRO (Japan External Trade Organization) memiliki fokus untuk jangka pendek, yaitu memberikan investasi terhadap industri “start-up“ di Indonesia dan bagaimana mengatasi permasalahan logistik di indonesia, karena Indonesia terdiri dari banyak pulau dan memiliki permasalahan logistik ke pulau-pulau luar.

Disamping itu, pada saat melangsungkan acara Japan Healthy Lifestyle Exhibition di Kota Kasablanka (3/2/2018), Presdir JETRO Indonesia menegaskan pihaknya akan terus mendukung perkembangan produk dan layanan Jepang yang menarik di Indonesia dengan menggabungkan pertunjukan, pengalaman, serta pengenalan produk dan layanan.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here