Melihat Budaya dan Tradisi Natal di Jepang

0
574
views
Melihat Budaya dan Tradisi Natal di Jepang

Jika dilihat dan merujuk pada sejarahnya, Natal pertama kali diperkenalkan oleh misionaris Jesuit di Prefektur Yamaguchi pada tahun 1552. Tapi banyak juga yang meyakini jika sebenarnya perayaan Natal sudah ada di Jepang sejak tahun 1549, dibawa oleh Saint Francis Xavier yang datang ke Jepang.

Suasana natal identik dengan seorang tokoh terkenal yakni Santa Claus. Tokoh yang satu ini mungkin memiliki akar dari Eropa, tetapi bukan berarti ia tidak memberikan kado atau kebahagiaan bagi anak – anak di Jepang. Menurut sejumlah ahli sejarah mengatakan, jika kepopuleran Santa Claus di Jepang turut dipengaruhi dengan adanya kegiatan penyebaran agama Kristen sekitar pada abad 16 – 17 di Jaman Edo.

Suasana Natal, sangat identik bersamaan dengan musim dingin dan salju. Ternyata hal ini sangat cocok dengan iklim Jepang pada bulan Desember, sehingga memudahkan penyebaran agama kristen pada saat itu, termasuk dengan legenda Santa Claus sang pemberi kebahagiaan.

Meski presentasi umat Kristiani di Jepang sendiri masih menjadi minoritas, hanya sebesar 1% dari jumlah populasi penduduk di Jepang, namun bukan berarti perayaan Natal disana tidak semeriah dengan negara lainnya.

perayaan christmas tokyo

Orang Jepang merayakan Hari Natal bukanlah karena alasan memeluk agama Kristen. Melainkan penduduk Jepang sangat menyukai adanya perayaan dan festival, mereka melakukannya karena menganggap hal itu menarik dan merupakan sebuah peluang bisnis yang menguntungkan bagi para pelaku usaha.

semarak natal di roponggi hills jepang

Kota – kota di Jepang pun tidak ketinggalan dalam mempersiapkan malam Natal. Saat malam natal tiba, banyak pohon-pohon cemara yang dihiasi dengan gemerlap lampu – lampu sejak awal bulan Desember. Tidak ketinggalan dengan munculnya para pedagang pernak – pernik natal yang menarik mata.

Perayaan malam Natal di Jepang

Perayaan malam Natal di Jepang1

Perayaan malam Natal di Jepang kadang lebih meriah daripada hari Natal atau pada saat 25 Desember. Hal ini menjadi salah satu acara tahunan yang paling ditunggu selain perayaan Halloween di Jepang. Banyak acara atau festival yang diselenggarakan saat malam natal tiba, seluruh tempat di Jepang juga dihias seindah mungkin untuk menarik banyak pengunjung yang tiba.

Salah satu yang wajib ada adalah Lagu “Kurisumasu ibu” (Christmas Eve) dari Yamashita Tatsurō sudah selama tiga dekade selalu menghiasi tangga chart musik di Jepang selama bulan Desember. Acara-acara televisi pada tanggal 24 Desember akan diisi oleh program-program Natal, sama halnya dengan di Indonesia.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here