Pemerintah Masih Menunggu Hasil Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

0
380
views

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan perkembangan terbaru terkait proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya yang sudah mulai dilakukan pra studi kelayakan proyek atau Feasibility Study (FS) oleh Kementerian Perhubungan.

Oleh karenanya, saat ini pemerintah masih menunggu hasil dari pra studi yang sudah berjalan dari bulan Mei dan akan selesai pada akhir 2017 yang akan datang.

“ Kita masih menunggu, Kemenhub lagi buat pra feasibility study atau pra studi kelayakan.” Ujar Bambang, Jakarta (2/6/2017).

Menurut Bambang, JICA (Japan Internasional Coorperation Agency)  hanya baru melakukan studi indikatif dan studi kelayakan tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya. Ia juga menambahkan, bahwa komponen biaya terbesar ada pada penghapusan perlintasan sebidang dan elektrifikasinya.

Bambang juga menilai bahwa kerjasama proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya tersebut belum mencapai final, walaupun pembahasan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya sejauh ini hanya dilakukan dengan Jepang, namun Jepang belum memberikan respon yang sesuai.

Untuk bisa mewujudkan proyek tersebut menjadi nyata, menurut Bambang pemerintah harus secara terus menerus untuk mendesak Jepang agar mau menerima skema kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU).

Setelah pra studi kelayakan tersebut selesai, akan dilanjutkan dengan pembuatan desain awal yang pada nantinya akan dilelang untuk mulai digarap. Mengenai dana yang dibutuhkan, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya memerlukan dana mencapai Rp 80 triliun yang akan direncanakan oleh Pemerintah mulai 2018 dan selesai pada 2019.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here