Indonesia Menargetkan Mengekspor 1.000 ton Gurita Beku ke Jepang

0
385
views

Indonesia secara terus – menerus berusaha untuk mengembangkan ekspor produk perikanan ke pasaran internasonal. untuk mengekspor produk perikanan, pasar Jepang menjadi tujuannya. Walaupun untuk pertama kalinya Indonesia mengekspor produk perikanan ke Jepang, melalui PT Perikanan Nusantara (Perinus) Makassar, berhasil mengekspor  sekitar 30 ton gurita beku ke Jepang melalui Pelabuhan Makassar pada kamis 11 Mei 2017. Walaupun saat ini masih hanya sekitar 30 ton yang di ekspor ke Jepang, untuk tahun 2017 Indonesia tidak segan – segan menargetkan ekspor gurita beku ke Jepang adalah sekitar 1.000 ton.

Pelaksanaan ekpor ini sebenarnya merupakan suatu tindak lanjut dari kerjasama Indonesia – Jepang yaitu Japan Internasional Coorperation Agency (JICA). Salah satu BUMN yang ditunjuk oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan melalui Ditjen PDSPKP untuk mengelola instalasi pengolahan gurita beku adalah PT Perinus.

PT Perinus ini berhasil menjalankan perannya sebagai operator yang berhasil mengolah gurita beku yang berkualitas untuk di ekspor ke Jepang.  Harapan dari terlaksanannya kegiatan ekspor ini adalah PT Perinus dapat mengembangkan alat – alat untuk pengolahan swasta dari JICA untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk gurita.

Produk gurita  beku yang di ekspor ke Jepang tentunya sudah melalui tahap produk dengan kualitas ekspor yang baik. Untuk dapat meningkatkan kualitas produk dalam negeri yang  baik, pihak PT Perinus melakukan pembinaan pada nelayan untuk dapat menghasilkan tangkapan gurita yang lebih banyak dan berkualitas. Pembinaan ini bukan tanpa tujuan, pohak dari PT Perinus mendampingi dan membina para nelayan dalam menangani hasil tangkapannya. Hal ini sangat penting untuk tetap menjaga mutu gurita sebagai salah satu komoditas ekspor dan diharapkan dapat menjadi komoditas ekspor andalan Indonesia pada kedepannya. Tidak hanya melakukan ekspor ke Jepang saja, diharapkan juga untuk bisa mengekspor gurita ke berbagai pasar negara yang ada di Asia Tenggara dan ASEAN.

Peningkatan produk ekpor ini menjadi salah satu dorongan baik untuk meningkatkan pendapatan dalam negeri di sektor perikanan. Hal ini juga berdampak baik pada masyarakat yang bekerja sebagai nelayan penangkap gurita memiliki pendapatan yang meningkat. Selain itu, hal ini juga membuat hubungan kerjasama Indonesia – Jepang yang terus terjalin terbaik yang tidak hanya pada sektor industri otomotif saja.

Tokyo Medical Tour

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here